Api Melahap Gedung Terra Drone
Gedung perkantoran Terra Drone yang berlokasi di Kemyoran, Jakarta Pusat mengalami kebakaran hebat pada Selasa, 9 Desember 2025, sekitar pukul 12.43 WIB. Api dilaporkan pertama kali muncul dari ruang penyimpanan baterai drone/lithium di lantai dasar gedung. Sejumlah saksi menyebut api mulai cepat membesar, membuat karyawan panik dan berusaha menyelamatkan diri. Kebakaran ini menimbulkan dampak serius. Dari 76 orang yang berada di lokasi, 22 meninggal dunia, sementara puluhan lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Dari korban yang meninggal, 15 perempuan dan 7 laki-laki. termasuk seorang wanita hamil, menambah kesedihan publik.
Upaya Evakuasi dan Penanganan Darurat
Petugas darurat merespons dengan cepat. Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran dan banyak personel dikerahkan untuk memadamkan api. Para karyawan juga sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadan ringan (APAR), namun upaya itu tidak cukup karena api menyebar terlalu cepat. Korban yang selamat segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, sementara korban tewas langsung dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi forensik. Pemerintah dan lembaga terkait juga melakukan asasmen terhadap kondisi psikologis dan fisik korban yang selamat dari kebakaran gedung Terra Drone
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diperkirakan berasal dari malfungsi baterai lithium drone yang tersimpan di ruang lantai dasar. Ada indikasi percikan api dari baterai ini yang memicu kebakaran besar. Meski dugaan awal mengarah pada baterai, tim Labfor dan kepolisian masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya. Evaluasi keselamatan gedung juga tengah dilakukan agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari.
Baca Juga: Kecelakaan Sepeda di Sudirman: Pejabat SKK Migas Meninggal
Fakta Penting
- Total korban: 76 orang.
- Korban meninggal: 22 orang (15 perempuan, 7 laki-laki, termasuk seorang wanita hamil).
- Korban selamat: 54 orang.
- Lokasi kebakaran: Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat.
- Waktu kebakaran: Selasa, 9 Desember 2025, pukul 12:43 WIB.
- Dugaan penyebab: Malfungsi baterai lithium drone.
- Upaya pemadaman: 29 unit mobil pemadam api dan APAR oleh karyawan.
- Proses identifikasi: RS Polri dan identifikasi forensik.
Kesimpulan
Insiden kebakaran gedung Terra Drone menjadi salah satu tragedi besar di Jakarta pada akhir tahun 2025. Dengan 22 korban tewas dan puluhan lainnya selamat, peristiwa ini menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan gedung dan penanganan baterai berisiko tinggi. Upaya evakuasi cepat berhasil menyelamatkan banyak nyawa, tetapi kejadian ini menekankan pentingnya inspeksi berkala pada fasilitas penyimpanan elektronik dan penerapan langkah-langkah pencegahan. Penerapan standar keamanan yang lebih ketat dan edukasi bagi pekerja menjadi kunci untuk mencegah kebakaran di gedung Terra Drone di masa depan.
Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan bisa belajar dari kejadian ini untuk meningkatkan protokol keselamatan, perlindungan kerja, dan kesiapan dalam mengahadapi bencana serupa di masa depan. Kebakaran ini juga menjadi pengingat pentingnya inspeksi berkala pada fasilitas penyimpanan peralatan elektronik dan penerapan langkah preventif agara insiden tragis tidak terulang, sekaligus memastikan keselamatan semua pekerja tetap terjaga. Selain itu kejadian ini menjadi pengingat bahwa setiap perusahaan harus memiliki rencana kontingensi lengkap, termasuk pelatihan evakuasi rutin, alat pemadam api yang memadai, dan koordinasi cepat dengan tim darurat. Kesadaran kolektif akan keselamatan kerja dan risiko teknologi tinggi dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian materi.