Page 21 of 27

Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Secara Online dengan Praktis

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah identitas resmi yang diberikan kepada setiap wajib pajak di Indonesia. NPWP digunakan untuk mempermudah administrasi perpajakan serta memenuhi kewajiban perpajakan.

Baru-baru ini, Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk mengintegrasikan NPWP dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemadanan NPWP dengan NIK ini bertujuan untuk menyederhanakan proses identifikasi wajib pajak sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi.

Namun, banyak wajib pajak yang belum mengetahui status keaktifan NPWP mereka. Kini, pengecekan status NPWP bisa dilakukan secara online dengan mudah.

Cara Cek NPWP Secara Online

Untuk mengecek nomor NPWP secara online, berikut panduan lengkap cara cek NPWP aktif atau tidak menggunakan berbagai metode yang bisa dilakukan bahkan via HP.

1. Menggunakan NIK dan Kartu Keluarga (KK)

  1. Buka situs https://ereg.pajak.go.id/ceknpwp di browser Anda.
  2. Pilih kategori yang sesuai, seperti “Orang Pribadi” atau “Badan”.
  3. Isi kolom NIK dan nomor KK dengan data yang benar.
  4. Masukkan kode captcha untuk verifikasi data.
  5. Jika data sudah sesuai, informasi terkait NPWP akan ditampilkan, termasuk status keaktifannya.

2. Melalui Situs Resmi DJP

  1. Akses laman https://ereg.pajak.go.id/login melalui browser.
  2. Login dengan memasukkan alamat email atau nomor NPWP yang telah terdaftar.
  3. Gunakan password akun Anda dan masukkan kode captcha untuk validasi.
  4. Setelah berhasil login, informasi status NPWP akan muncul.

3. Menggunakan Aplikasi M-Pajak

  1. Unduh aplikasi M-Pajak melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Login ke aplikasi menggunakan akun yang telah terdaftar. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  3. Setelah login, informasi terkait NPWP akan langsung terlihat di dashboard aplikasi, termasuk status keaktifannya.

4. Memindai Kode QR pada Kartu NPWP

  1. Siapkan kartu fisik NPWP.
  2. Gunakan aplikasi pemindai QR code yang tersedia di smartphone.
  3. Arahkan kamera ke kode QR pada kartu.
  4. Anda akan diarahkan ke laman account.pajak.go.id.
  5. Masukkan kode captcha untuk verifikasi.
  6. Jika berhasil, status keaktifan NPWP akan muncul di layar.

Dengan keempat metode di atas, Anda dapat dengan mudah mengetahui status NPWP tanpa perlu datang ke kantor pajak. Semoga bermanfaat.

Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Secara Online dengan Praktis

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah identitas resmi yang diberikan kepada setiap wajib pajak di Indonesia. NPWP digunakan untuk mempermudah administrasi perpajakan serta memenuhi kewajiban perpajakan.

Baru-baru ini, Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk mengintegrasikan NPWP dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemadanan NPWP dengan NIK ini bertujuan untuk menyederhanakan proses identifikasi wajib pajak sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi.

Namun, banyak wajib pajak yang belum mengetahui status keaktifan NPWP mereka. Kini, pengecekan status NPWP bisa dilakukan secara online dengan mudah.

Cara Cek NPWP Secara Online

Untuk mengecek nomor NPWP secara online, berikut panduan lengkap cara cek NPWP aktif atau tidak menggunakan berbagai metode yang bisa dilakukan bahkan via HP.

1. Menggunakan NIK dan Kartu Keluarga (KK)

  1. Buka situs https://ereg.pajak.go.id/ceknpwp di browser Anda.
  2. Pilih kategori yang sesuai, seperti “Orang Pribadi” atau “Badan”.
  3. Isi kolom NIK dan nomor KK dengan data yang benar.
  4. Masukkan kode captcha untuk verifikasi data.
  5. Jika data sudah sesuai, informasi terkait NPWP akan ditampilkan, termasuk status keaktifannya.

2. Melalui Situs Resmi DJP

  1. Akses laman https://ereg.pajak.go.id/login melalui browser.
  2. Login dengan memasukkan alamat email atau nomor NPWP yang telah terdaftar.
  3. Gunakan password akun Anda dan masukkan kode captcha untuk validasi.
  4. Setelah berhasil login, informasi status NPWP akan muncul.

3. Menggunakan Aplikasi M-Pajak

  1. Unduh aplikasi M-Pajak melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Login ke aplikasi menggunakan akun yang telah terdaftar. Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  3. Setelah login, informasi terkait NPWP akan langsung terlihat di dashboard aplikasi, termasuk status keaktifannya.

4. Memindai Kode QR pada Kartu NPWP

  1. Siapkan kartu fisik NPWP.
  2. Gunakan aplikasi pemindai QR code yang tersedia di smartphone.
  3. Arahkan kamera ke kode QR pada kartu.
  4. Anda akan diarahkan ke laman account.pajak.go.id.
  5. Masukkan kode captcha untuk verifikasi.
  6. Jika berhasil, status keaktifan NPWP akan muncul di layar.

Dengan keempat metode di atas, Anda dapat dengan mudah mengetahui status NPWP tanpa perlu datang ke kantor pajak. Semoga bermanfaat.

Cara Cek Akreditasi Sekolah SD SMP dan SMA secara Online via BAN-PDM

Akreditasi sekolah menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan di sebuah lembaga, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Informasi akreditasi ini membantu orang tua, siswa, dan masyarakat dalam menentukan pilihan sekolah yang tepat. Penilaian akreditasi dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (BAN-PDM).

BAN-PDM bertanggung jawab dalam melaksanakan akreditasi sekolah secara mandiri dan profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Proses penilaian ini mencakup aspek kelayakan layanan pendidikan yang bertujuan untuk menjaga mutu dan akuntabilitas publik. Kini, masyarakat dapat dengan mudah mengecek status akreditasi sekolah secara online melalui situs resmi BAN-PDM.

Cara Cek Akreditasi Sekolah Online via BAN-PDM

Berikut langkah-langkah untuk mengetahui akreditasi sekolah secara online melalui situs BAN-PDM:

  1. Buka laman https://ban-pdm.id menggunakan perangkat yang terhubung dengan internet.
  2. Setelah masuk ke situs, klik menu “Akreditasi” pada tampilan utama.
  3. Ketik Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) atau nama sekolah yang ingin dicari pada kolom pencarian yang tersedia.
  4. Informasi mengenai status akreditasi sekolah, termasuk nama sekolah, jenjang pendidikan, alamat, serta nilai akreditasi, akan muncul pada layar.
  5. Jika diperlukan, Anda dapat mengunduh sertifikat akreditasi melalui menu “Unduhan.” Sertifikat ini akan tersedia dalam waktu 14 hari kerja setelah diumumkan.

Cara Cek NPSN Sekolah

Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) merupakan kode unik yang dimiliki setiap sekolah di Indonesia. Jika Anda belum mengetahui NPSN sekolah yang ingin dicek, ikuti langkah berikut:

  1. Akses laman resmi Dapodik di https://dapo.kemdikbud.go.id/pencarian.
  2. Ketik nama sekolah pada kolom “Kata Kunci Pencarian” dan klik tombol cari.
  3. Informasi terkait sekolah, termasuk NPSN, akan muncul berdasarkan kriteria pencarian.
  4. Pilih nama sekolah yang sesuai untuk melihat detail informasi seperti profil dan data kontak.

Dengan memanfaatkan layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait kualitas dan kelayakan sekolah, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih lembaga pendidikan.

Cara Membersihkan BI Checking (SLIK OJK) dari Daftar Hitam

Skor kredit yang baik di BI Checking adalah kunci untuk mendapatkan kepercayaan dari lembaga keuangan agar dapat mengajukan kredit dan pinjaman dengan mudah.

BI Checking yang dikelola melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berisi tentang riwayat kredit setiap individu.

Sayangnya, banyak orang yang kesulitan mengajukan kredit karena catatan negatif seperti tunggakan atau kredit macet sehingga gagal bayar dan masuk ke daftar hitam.

Masuk dalam daftar hitam berarti peluang mendapatkan pinjaman, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Tanpa Agunan (KTA) menjadi sangat kecil.

Namun, kabar baiknya adalah skor kredit yang buruk masih dapat diperbaiki dengan hanya melakukan beberapa tips berikut ini.

Cara Pemutihan BI Checking

1. Cek Catatan Kredit Anda

Langkah pertama adalah memastikan semua data dalam laporan kredit di SLIK. Unduh laporan BI Checking melalui situs resmi iDeb OJK di https://idebku.ojk.go.id.

Disana Anda akan menemukan lampiran data mengenai skor kredit Anda. Anda juga dapat mengetahui tingkat kolektabilitas Anda. Semakin kecil nilainya semakin baik.

Adapun arti untuk kredit skor sendiri antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kol 1 (Lancar): Pinjaman dibayar tepat waktu sesuai jadwal. Tidak ada tunggakan.
  • Kol 2 (Dalam Perhatian Khusus): Terdapat keterlambatan pembayaran hingga 90 hari. Biasanya masih dianggap risiko rendah, tetapi perlu perhatian.
  • Kol 3 (Kurang Lancar): Keterlambatan pembayaran berkisar antara 91–120 hari. Dalam kategori ini, risiko meningkat.
  • Kol 4 (Diragukan): Pembayaran tertunggak selama 121–180 hari. Pinjaman dalam status yang mengkhawatirkan.
  • Kol 5 (Macet): Keterlambatan lebih dari 180 hari. Pinjaman dinyatakan bermasalah atau macet, sehingga memiliki risiko tinggi untuk tidak dilunasi.

2. Selesaikan Tunggakan Secepatnya

Adanya tunggakan kredit adalah penyebab utama menurunnya skor kredit. Jika Anda masih memiliki cicilan yang belum dilunasi, segera prioritaskan pembayaran ini.

Pastikan nominal yang dilunasi sesuai dengan tagihan yang tercatat. Setelah semua diselesaikan, minta pihak pemberi kredit memperbarui status Anda di sistem SLIK.

3. Biasakan Bayar Tepat Waktu

Untuk mencegah masuk ke daftar hitam, lakukanlah pembayaran tepat waktu. Membayar cicilan secara tepat waktu tidak hanya meningkatkan skor kredit, tetapi juga mencerminkan integritas finansial yang baik di mata lembaga keuangan.

Cara Cek BI Checking Secara Online dan Offline dengan e-KTP

BI Checking, atau yang kini dikenal sebagai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, menjadi salah satu tolak ukur utama dalam dunia keuangan.

Data ini digunakan untuk menilai kelayakan seseorang dalam mengajukan kredit, baik di bank maupun lembaga pembiayaan lainnya seperti pinjol.

Riwayat kredit yang tercatat di BI Checking dapat menjadi penentu diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman yang diajukan oleh pemohon.

Saat ini, proses pengecekan BI Checking semakin mudah dilakukan, baik secara online melalui perangkat ponsel maupun secara langsung di kantor OJK.

Dengan hanya menyiapkan e-KTP, siapa saja bisa mengetahui skor kredit mereka dan memperbaiki riwayat jika diperlukan sebelum mengajukan kredit.

3 Cara Cek BI Checking Secara Online

1. Melalui Laman iDebku OJK

  1. Buka situs resmi OJK di https://idebku.ojk.go.id.
  2. Pilih menu “Pendaftaran” untuk memulai proses.
  3. Isi data seperti jenis identitas, nomor identitas, kewarganegaraan, dan kode captcha.
  4. Jika antrean tersedia, lanjutkan dengan mengisi data registrasi yang mencakup nama lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, email, dan nomor telepon.
  5. Pilih tujuan pengecekan dan masukkan nama ibu kandung.
  6. Unggah foto kartu identitas dengan ukuran maksimal 4 MB.
  7. Klik “Ajukan Permohonan” dan simpan nomor registrasi untuk memantau status permohonan.
  8. Hasil pengecekan akan dikirimkan melalui email.

2. Melalui Situs IDScore

  1. Akses laman www.idscore.id.
  2. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar atau buat akun baru jika belum memiliki.
  3. Pilih menu “Cek Skor Kredit Anda Sekarang” dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk menyelesaikan pengecekan.

3. Menggunakan Aplikasi Skor Life

  1. Unduh aplikasi Skor Life melalui Google Play Store atau App Store.
  2. Buat akun baru atau login ke akun yang sudah ada.
  3. Isi data pribadi yang diminta, kemudian tunggu skor kredit Anda ditampilkan.

Cara Cek BI Checking Offline

Apabila terjadi masalah saat melakukan pengecekan secara online, Anda dapat secara langsung melakukan pengecekan secara offline melalui kantor OJK, dengan cara:

  1. Kunjungi kantor OJK atau lokasi pelaksana layanan SLIK OJK terdekat.
  2. Bawa dokumen pendukung seperti e-KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI) atau paspor untuk Warga Negara Asing (WNA).
  3. Isi formulir permohonan pengecekan BI Checking di tempat.
  4. Tunggu hasil pengecekan yang akan dikirimkan ke email yang Anda cantumkan.

Hasil pengecekan akan menampilkan skor kredit Anda. Skor kredit bisa Anda lihat sebagai bahan evaluasi sebelum mengajukan kredit atau pinjaman.

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Non-Aktif

BPJS Kesehatan adalah program layanan kesehatan dari pemerintah Indonesia. Program ini merupakan program jaminan kesehatan yang wajib diikuti oleh masyarakat Indonesia.

Namun, ada kalanya status kepesertaan menjadi non-aktif karena berbagai alasan, seperti keterlambatan pembayaran atau perubahan status pekerjaan.

Akibatnya, peserta tidak dapat menggunakan layanan yang disediakan. Sehingga pembayaran layanan kesehatan tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Jika Anda menghadapi situasi ini, ada beberapa cara untuk mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan. Proses ini dapat dilakukan secara online maupun langsung di kantor cabang.

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan

1. Melalui Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN memudahkan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan yang sudah non-aktif. Langkah-langkah pengaktifkannya kembali adalah sebagai berikut:

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN melalui App Store atau Play Store.
  2. Buat akun dengan memasukkan nomor kartu BPJS, kata sandi, dan kode captcha.
  3. Login ke aplikasi dan pilih menu “Peserta” untuk mengecek status kepesertaan.
  4. Aktifkan pembayaran autodebet melalui menu yang tersedia.
  5. Masukkan informasi rekening bank Anda.
  6. Bayar iuran atau tunggakan sesuai jumlah yang tercantum.
  7. Setelah pembayaran, periksa status kepesertaan Anda untuk memastikan kartu telah aktif.

2. Melalui WhatsApp Pandawa

Layanan WhatsApp Pandawa memungkinkan pengaktifan BPJS Kesehatan tanpa harus datang ke kantor cabang. Cara pengaktifkannya antara lain:

  1. Kirim pesan ke nomor WhatsApp BPJS Kesehatan di 0811 8750 400.
  2. Ketik “Halo” untuk memulai layanan.
  3. Pilih layanan Pandawa sesuai panduan.
  4. Isi formulir online yang diberikan melalui tautan.
  5. Pilih opsi pengaktifan kembali kartu dan tentukan kelas kepesertaan.
  6. Lakukan pembayaran sesuai instruksi.
  7. Periksa kembali status kepesertaan melalui aplikasi atau layanan online.

3. Melalui Kantor Cabang BPJS Kesehatan

Jika lebih nyaman mengurus secara langsung, Anda bisa secara langsung mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan untuk proses pengaktifan ulang. Caranya:

  1. Hubungi BPJS Care Center di 165 untuk memastikan status kepesertaan.
  2. Jika Anda peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran), siapkan surat keterangan dari Dinas Sosial setempat.
  3. Datang ke kantor BPJS dengan membawa dokumen yang dibutuhkan.
  4. Petugas akan membantu proses pengaktifan kembali.

4. Memanfaatkan Program Rehab BPJS Kesehatan

Peserta mandiri yang memiliki tunggakan juga dapat memanfaatkan program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab). Berikut caranya:

  1. Masuk ke aplikasi Mobile JKN dan pilih menu “Rencana Pembayaran Bertahap”.
  2. Cek simulasi pembayaran yang tersedia.
  3. Setujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
  4. Lakukan pembayaran cicilan pertama untuk mengaktifkan kembali status BPJS Kesehatan.

Dengan memilih salah satu metode di atas, Anda dapat mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan yang sudah non-aktif dengan mudah.

Pastikan untuk selalu membayar iuran tepat waktu agar status kepesertaan tetap aktif dan Anda dapat menikmati layanan kesehatan tanpa kendala.

Cara Daftar Pendamping Desa 2025 Online Ini Link Pendaftarannya

Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendorong percepatan pembangunan desa melalui peran aktif Pendamping Desa.

Profesi ini menjadi salah satu program Kemendes PDTT dalam mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat.

Tugas utama dari Pendamping Desa meliputi pendampingan teknis, pemantauan proyek, serta memastikan partisipasi warga dalam pengembangan wilayah.

Pendamping Desa bekerja secara kontrak dengan jangka waktu perpanjangan tahunan, tergantung evaluasi kinerja.

Mereka ditugaskan di satu hingga empat desa sekaligus, terutama di wilayah kecamatan tertentu. Bagi yang tertibat, simak panduan lengkap pendaftaran, syarat, dan informasi gaji berikut.

Cara Daftar Pendamping Desa 2025

Pendaftaran Pendamping Desa dilakukan secara daring melalui portal resmi Kemendes PDTT. Untuk melakukan pendaftarannya berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi laman https://rekrutmenpld.kemendesa.go.id.
  2. Pilih opsi “Daftar” dan isi data diri sesuai petunjuk.
  3. Tentukan kecamatan atau desa yang ingin dituju setelah login.
  4. Unggah dokumen seperti ijazah, surat pengalaman kerja, dan berkas pendukung lainnya.
  5. Masukkan detail pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat atau pembangunan desa.
  6. Pastikan semua informasi akurat sebelum klik “Simpan”.
  7. Jika muncul notifikasi “Pendaftaran Berhasil”, proses selesai.

Persyaratan Pendamping Desa

  • Usia 25–45 tahun.
  • Pendidikan minimal SMA/Sederajat.
  • Pengalaman kerja 2 tahun di bidang pembangunan desa (prioritas bagi mantan KPMD).
  • Mahir menggunakan komputer dan internet.
  • Bersedia tinggal di lokasi tugas selama kontrak.

Kapan Pendaftaran Pendamping Desa 2025 Dibuka?

Hingga saat ini, Kemendes PDTT belum merilis jadwal resmi rekrutmen 2025. Publikasi informasi pembukaan biasanya diumumkan melalui website resmi atau kanal komunikasi terverifikasi kementerian.

Berdasarkan pola tahun sebelumnya, pendaftaran kerap dibuka pada triwulan pertama. Masyarakat disarankan menghindari sumber informasi tidak resmi yang beredar di media sosial. Pantau terus laman https://rekrutmenpld.kemendesa.go.id untuk update terbaru.

Honorarium Pendamping Desa mengacu pada Peraturan Kemendes PDTT Nomor 148 Tahun 2022. Besarannya bervariasi berdasarkan wilayah dan jenis tugas:

  • Honor Pokok: Rp2.052.000–Rp4.861.000/bulan.
  • Bantuan Operasional: Rp1.252.800–Rp2.281.480/bulan.

Dengan skema ini, total pendapatan bulanan bisa mencapai Rp7,1 juta tergantung kompleksitas tanggung jawab.

14 Aplikasi Penghasil Uang Asli Tercepat dan Terbukti Membayar

Teknologi semakin membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan tambahan secara fleksibel dan praktis melalui gadget yang dimilikinya.

Aplikasi penghasil uang menjadi salah satu opsi yang banyak diminati. Dalam aplikasi ini pengguna berpeluang untuk mendapatkan uang dengan cara yang beragam.

Umumnya, pengguna hanya perlu mengumpulkan poin dengan melakukan tugas-tugas sederhana seperti menyelesaikan survei, menonton video, hingga mengundang teman.

Kini, aplikasi penghasil uang cukup banyak bereda. Namun, dengan semakin banyaknya pilihan aplikasi yang tersedia ini, penting bagi masyarakat untuk mengenal aplikasi-aplikasi ini lebih dalam guna memastikan keamanan serta kebenarannya.

Jangan khawatir, karena pada kesempatan kali ini kami akan membagikan 16 aplikasi penghasil uang asli yang sudah terbukti membayar. Berikut beberapa rekomendasinya.

Daftar Aplikasi Penghasil Uang Tercepat dan Terbukti Membayar

1. JadiDuit

Dengan lebih dari satu juta pengguna, aplikasi ini menawarkan tugas sederhana seperti check-in harian dan menonton iklan untuk mendapatkan koin yang bisa dicairkan.

2. Island King Pro

Game ini memungkinkan pengguna mendapatkan koin dengan menyelesaikan misi dengan membangun pulau. Koin tersebut dapat dicairkan menjadi saldo DANA.

3. Hago

Hago menyediakan berbagai permainan kasual yang sederhana namun tetap seru untuk dimainkan. Cukup bermain game-game tersebut, pemain akan mendapatkan poin untuk ditukarkan menjadi uang tunai.

4. Cashzine

Pada aplikasi ini, pengguna hanya perlu membaca artikel berita untuk mendapatkan poin yang nantinya bisa dicairkan ke dompet digital seperti DANA atau OVO.

5. Cash Pop

Di Cash Pop, pengguna akan memperoleh poin hanya dengan cara menonton video atau mengundang teman. Poin tersebut jika dikumpulkan dapat dicairkan menjadi uang.

6. Snack Video

Aplikasi ini menawarkan pengalaman menonton video pendek seperti TikTok. Namun di aplikasi ini pengguna bisa mendapatkan poin dari menonton video dan mengundang teman yang nantinya dapat langsung ditarik ke DANA.

7. MAGER

Pengguna dari aplikasi ini dapat mengumpulkan poin dengan menyelesaikan survei, bermain game, atau menonton video. Poin tersebut dapat dicairkan melalui DANA.

8. Fruit Match

Fruit Match menawarkan hadiah berupa uang tunai jika pemainnya telah berhasil untuk menyelesaikan level tertentu dan misi yang telah ditugaskan.

9. Sugar Blast Land

Permainan puzzle ini menawarkan hadiah berupa saldo DANA untuk penggunanya yang berhasil untuk menyelesaikan tantangan di setiap level.

10. Wild Cash

Aplikasi berbasis kuis ini memungkinkan pengguna mendapatkan uang hanya dengan menjawab pertanyaan berupa kuis atau mengundang teman.

11. Fizzo Novel

Bagi penulis atau pembaca novel, Fizzo Novel adalah tempat yang tepat untuk membaca atau menulis karya tulisan. Di aplikasi ini, membaca dan menulis akan dibayar uang tunai.

12. Gamee Prizes

Dalam Gamee Prizes ini tersedia berbagai mini-game menarik di aplikasi ini memberikan poin yang dapat ditukar menjadi saldo DANA jika sudah terkumpul banyak.

13. Tropical Crush

Permainan puzzle Tropical Crush dapat menghasilkan uang bagi penggunanya yang telah menyelesaikan level tertentu. Koin dapat dikonversi menjadi saldo uang.

14. Color Lab

Di Color Lab, Anda hanya perlu melengkapi gambar dan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Nantinya poin yang terkumpul bisa dicairkan langsung ke DANA.

Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Online Tanpa ke Kantor BPJS

Kartu BPJS Kesehatan.

Mengecek tunggakan peserta BPJS Kesehatan kini dapat dilakukan dengan mudah tanpa perlu repot datang langsung ke kantor BPJS.

Peserta kini dapat mengetahui tunggakan iuran BPJS Kesehatan melalui HP hanya dengan menyiapkan NIK KTP sebagai syarat untuk melakukan pengecekan.

Pengecekan tunggakan ini wajib dilakukan secara rutin agar peserta dapat memastikan status BPJS Kesehatan aktif dan dapat digunakan di fasilitas kesehatan.

memerlukan perangkat elektronik seperti ponsel atau komputer yang terhubung ke internet untuk mengakses berbagai layanan daring. Dengan kemudahan ini, memastikan pembayaran iuran tetap lancar menjadi lebih praktis. Sebab, status keaktifan kepesertaan sangat bergantung pada kelancaran pembayaran iuran tersebut. Berikut lima cara praktis untuk memeriksa tunggakan BPJS Kesehatan secara online.

5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki tunggakan atau tidak, berikut lima cara praktis untuk memeriksa tunggakan BPJS Kesehatan secara online di HP:

1. Melalui WhatsApp Pandawa

Pandawa adalah layanan administrasi BPJS Kesehatan yang dapat diakses melalui WhatsApp. Layanan ini memudahkan peserta untuk memeriksa status pembayaran iuran, termasuk tunggakan. Untuk mengeceknya, ikuti panduan berikut:

  1. Kirim pesan ke nomor WhatsApp 0811-8165-165.
  2. Pilih menu Informasi.
  3. Klik opsi Cek Status Pembayaran.
  4. Masukkan NIK KTP atau nomor BPJS Kesehatan serta tanggal lahir dengan format tahun-bulan-tanggal.
  5. Informasi mengenai nama peserta, jenis peserta, dan jumlah tunggakan akan ditampilkan.

2. Menggunakan Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN dirancang untuk memberikan akses mudah kepada peserta dalam mengelola layanan BPJS Kesehatan, salah satunya dalah pembayaran yang belum dituntaskan. Pengecekan tunggakan di Mobile JKN bisa dilakukan didengan cara berikut:

  1. Unduh dan instal aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
  2. Login menggunakan akun BPJS Kesehatan.
  3. Pilih menu Info Iuran.
  4. Sistem akan menampilkan jumlah tunggakan atau memastikan jika tidak ada tagihan tertunggak.

3. Melalui Call Center BPJS Kesehatan 165

Peserta juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 165 untuk mendapatkan informasi terkait tunggakan iuran. Caranya:

  1. Hubungi nomor 165.
  2. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan atau NIK sesuai petunjuk.
  3. Sampaikan tujuan untuk mengecek jumlah tunggakan.
  4. Informasi mengenai status pembayaran akan diberikan melalui operator.

4. Mengakses e-Commerce

Beberapa platform e-commerce, seperti Tokopedia, menyediakan layanan untuk memeriksa tunggakan BPJS Kesehatan. Berikut cara jika ingin mencobanya:

  1. Login ke akun e-commerce.
  2. Pilih menu Top-Up & Tagihan, lalu klik opsi BPJS.
  3. Masukkan nomor virtual account BPJS Kesehatan.
  4. Sistem akan menampilkan jumlah tunggakan yang harus dibayar.

5. Melalui Aplikasi Mobile Banking

Beberapa aplikasi mobile banking juga menyediakan fitur untuk memeriksa tunggakan BPJS Kesehatan. Sebagai contoh, berikut langkah-langkah menggunakan aplikasi BRImo:

  1. Login ke aplikasi BRImo.
  2. Pilih menu Tagihan, kemudian klik opsi BPJS.
  3. Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan.
  4. Informasi jumlah tunggakan akan ditampilkan di layar.
Exit mobile version